Namanya SR.
Nggak, aku bukan berniat merahasiakan kamu siapa. Tetapi aku rasa, kalaupun aku menyebut namamu secara lengkap disini, apakah kamu peduli? Aku rasa tidak. Kamu bukan tipe lelaki yang peduli dengan berbagai wanita yang dekat denganmu kan? Semuanya sama kan dimatamu?
Aku sebenarnya nggak tau hendak berbicara apa sama kamu. Kita selalu menghabiskan waktu bersama, walaupun tidak secara nyata, mungkin hanya sebatas SMS atau chat di YM / facebook. Gak sedikit dari percakapan kita membicarakan tentang sebenarnya kita itu apa sih. Tapi anehnya, kamu nggak tau. Bahkan nggak mau tau. Apa itu memang sikapmu seperti itu? Jika ya, aku tidak keberatan.... Apabila aku tidak menyayangimu sebesar ini...
Tuesday, November 15, 2011
Thursday, October 20, 2011
Kelompok Pertemanan
Hih! Halo temen-temen apa kabarnya? Kangen nggak sama gue? Ah... Pertanyaan bodoh, jelas kalian kangen kan sama gue.. 
Gue akan kasih tau kabar gue, sebelum kalian bertanya. Keliatan dari mukanya, udah penasaran banget dan takut gue kenapa-napa kan. Gue baik-baik aja. Gue sekarang udah bahagia dengan kehidupan baru gue. Kalian ga usah cemas. Gue udah move on, kalian ga usah takut gue galau...
...
...
Udah deh stop, barusan lebih terlihat seperti surat gue kepada mantan, jangan-jangan diem-diem dia suka ngeliat blog gue kan serem. Hih!
STOP STOP! CUKUP KALIMAT PEMBUKANYA! *DARITADI KALIMAT PEMBUKA TUH VON?
Iya, daritadi itu kalimat pembuka! Sekarang gue baru mau mulai post gue.
Gue akan kasih tau kabar gue, sebelum kalian bertanya. Keliatan dari mukanya, udah penasaran banget dan takut gue kenapa-napa kan. Gue baik-baik aja. Gue sekarang udah bahagia dengan kehidupan baru gue. Kalian ga usah cemas. Gue udah move on, kalian ga usah takut gue galau...
...
...
Udah deh stop, barusan lebih terlihat seperti surat gue kepada mantan, jangan-jangan diem-diem dia suka ngeliat blog gue kan serem. Hih!
STOP STOP! CUKUP KALIMAT PEMBUKANYA! *DARITADI KALIMAT PEMBUKA TUH VON?
Iya, daritadi itu kalimat pembuka! Sekarang gue baru mau mulai post gue.
Thursday, October 6, 2011
My New Friends
Hai, gue tidak akan berbicara soal teman-teman baru gue di kampus dalam arti sebenarnya sekarang. Hmm btw kalimat ini kurang basa basi ya? Ya udah kita ulang ya? 
....
....
....
Hai semuanya, apa kabar nih?
Kabar gue sendiri sekarang setengah buruk , setengah baik lah. *padahal ngga ada yang nanya*
Setengah buruk, karena tugas yang semakin banyak dan menumpuk, sampe gue ngga tau mana yang harus dikerjain duluan, karena deadline nya mirip-mirip dan sejenis waktunya. Daan, setengah baik, karena ternyata yang menderita bukan hanya gue sendiri, tapi satu fakultas gue *ya iyalahh*
....
....
....
Hai semuanya, apa kabar nih?
Kabar gue sendiri sekarang setengah buruk , setengah baik lah. *padahal ngga ada yang nanya*
Setengah buruk, karena tugas yang semakin banyak dan menumpuk, sampe gue ngga tau mana yang harus dikerjain duluan, karena deadline nya mirip-mirip dan sejenis waktunya. Daan, setengah baik, karena ternyata yang menderita bukan hanya gue sendiri, tapi satu fakultas gue *ya iyalahh*
Friday, September 16, 2011
Hey there
Beberapa hari ini banyak banget yang ngisi otak gue, kurang lebih sekitar 10 hari lebih ini. Nggak jauh dari konflik, masalah, dan persoalan yang kayanya ga ada ujungnya. Banyak orang mencoba buat menghibur gue dengan berbagai cara, walaupun secara keseluruhan, mereka ngga ngerti gue kenapa. Gue sendiri, bingung dengan sikap dan perasaan gue 10 hari ini.
Ada banyak sebab yang membuat gue merasa hidup gue stuck disini-sini aja. Mau maju, ketabrak sama banyak hal. Mau mundur, udah telat. Bayangin dalam suatu perlombaan, lu diberikan judge, "udah berenti aja, lu gak mungkin bisa", gimana rasanya?
Bukannya gue pesimis atau gimana, tapi ketika lo mau maju, lu butuh dukungan kan? Bukannya sesuatu yang membuat lu semakin jatuh? Iya gue butuh itu, sayangnya jarang orang yang ngerti. Mereka menghibur gue emang, tapi ga mendukung gue. Entah, gue yang payah atau mereka.
Tapi gue masih dalam proses kok. Ga segampang itu gue menyerah.
Ada banyak sebab yang membuat gue merasa hidup gue stuck disini-sini aja. Mau maju, ketabrak sama banyak hal. Mau mundur, udah telat. Bayangin dalam suatu perlombaan, lu diberikan judge, "udah berenti aja, lu gak mungkin bisa", gimana rasanya?
Bukannya gue pesimis atau gimana, tapi ketika lo mau maju, lu butuh dukungan kan? Bukannya sesuatu yang membuat lu semakin jatuh? Iya gue butuh itu, sayangnya jarang orang yang ngerti. Mereka menghibur gue emang, tapi ga mendukung gue. Entah, gue yang payah atau mereka.
Tapi gue masih dalam proses kok. Ga segampang itu gue menyerah.
Saturday, September 3, 2011
My Kind Of Man
Ini postingan sepertinya rada aneh ya. Tapi waktu itu gue pernah liat di post nya Keven. Bisa di klik kok linknya. Dia membeberkan tipe wanita idamannya. Nah diakhir postnya, dia menantang untuk para followers nya untuk memasukan ini ke blog nya. Dan inilah gue, gue mencoba menjawab tantangannya, walaupun basi banget iya gue tau.
Nah seperti apa sih Von pria idaman lu?
*jeng jeng jeng jeng* *jeng jeng jeng jeng*
Nah seperti apa sih Von pria idaman lu?
*jeng jeng jeng jeng* *jeng jeng jeng jeng*
My future husband
Ngga deh bercanda. Taylor Lautner bukan suami gue. Kalian jangan cepet percaya gitu. Kita emang pernah menjalani hubungan, tapi tidak berhasil, karena khayalan gue terlalu jauh.
Subscribe to:
Posts (Atom)
